Al Intithar
Sinopsis Lengkap (Bahasa Indonesia)
Ekhlas Alhlwani was forced to flee Syria with her three children and now lives in Zaatari, a refugee camp in the Jordanian desert. Rizzi spent seven weeks observing her and other women's daily life, which is devoid of any prospects. He shows how Alhlwani makes every effort to establish some kind of normality for her family despite the difficult camp conditions. The film vividlyconveys the cruelty of war, and especially the state o funcertainty and rootlessness to which refugees are exposed. The film is the first part of a trilogy that focuses on the emergence of a new civil consciousness in Malaysia, Tunisia, Egypt, Bahrain and Syria, as well as the social implications of the end of post-colonialism in these countries.
Pemeran Utama
Ekhlas Alhlwani
herself
Informasi & Spesifikasi Lengkap Film
| Judul Film | Al Intithar |
| Tahun / Tanggal Rilis | 2013-02-07 |
| Sutradara | Mario Rizzi |
| Pemeran Utama | Ekhlas Alhlwani |
| Kategori Genre | Dokumenter |
| Durasi Film | 0 Jam 30 Menit |
| Skor TMDB | ★ 0.0 dari 10 |
| Kualitas & Subtitle | Full HD 1080p (BluRay) / Bahasa Indonesia (Hardsub / Softsub) |
Ulasan & Daya Tarik Film Al Intithar
Dengan paduan elemen cerita yang kuat dan penggarapan sinematografi yang apik, Al Intithar menjadi salah satu film yang sangat layak masuk dalam daftar tontonan akhir pekan Anda.
Kehadiran akting dari Ekhlas Alhlwani memberikan nyawa yang kuat pada dinamika antar tokoh. Didukung oleh arahan sutradara Mario Rizzi, film ini berhasil menyajikan pengalaman menonton yang memuaskan dan menghibur bagi pemirsa di rumah.
Cara Nonton Streaming Film Al Intithar Sub Indo
Pilih Server Pemutar
Gunakan tombol switcher server di bawah video player jika salah satu server sedang lambat atau mengalami gangguan.
Aktifkan Full Screen
Klik tombol layar penuh (*fullscreen*) di pojok kanan bawah video player untuk pengalaman sinematik yang maksimal.
Subtitle Indonesia Otomatis
Video streaming telah disiapkan dengan subtitle Indonesia yang rapi dan mudah dibaca.